{"id":221,"date":"2022-12-20T08:44:20","date_gmt":"2022-12-20T01:44:20","guid":{"rendered":"https:\/\/matra.or.id\/?p=221"},"modified":"2022-12-20T08:46:55","modified_gmt":"2022-12-20T01:46:55","slug":"264-kerajaan-ramaikan-festival-adat-budaya-nusantara-ii-di-jateng","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/matra.or.id\/index.php\/2022\/12\/20\/264-kerajaan-ramaikan-festival-adat-budaya-nusantara-ii-di-jateng\/","title":{"rendered":"264 Kerajaan Ramaikan Festival Adat Budaya Nusantara II di Jateng"},"content":{"rendered":"\n<p>Jawa Tengah (Jateng) menjadi tuan rumah Festival Adat Budaya Nusantara ke-II. Acara yang digelar di Kawasan Candi Borobudur, Magelang tersebut dihadiri 264 utusan kerajaan, lembaga adat, dan suku seluruh Nusantara yang tergabung dalam Masyarakat Adat Nusantara (Matra) serta perwakilan kerajaan dari mancanegara.<br>Kegiatan pada Jumat (9\/12) kemarin dalam rangka mempererat silaturahmi kerajaan dan lembaga adat. Sekaligus untuk menggali potensi ekonomi, serta menunjukkan kepedulian pada ketahanan adat dan budaya Nusantara.<\/p>\n\n\n\n<p>Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berharap melalui Festival Adat Budaya Nusantara II Jateng, kekayaan Indonesia bisa semakin dikenal oleh dunia. Apalagi acara ini juga dihadiri oleh pimpinan kerajaan dari mancanegara, seperti Brunei Darussalam, Malaysia, Jepang, dan Thailand.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Kita bisa menunjukkan kepada dunia bagaimana kekayaan ini kita miliki dan hidup. Mudah-mudahan semua tidak hanya melestarikan, tapi juga mengembangkan,&#8221; ujar Ganjar Pranowo dalam keterangan tertulis, Sabtu<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara itu, Ketua Dewan Pendiri Matra sekaligus Ketua Panitia Festival Adat Budaya Nusantara II Jawa Tengah, Sri Paduka Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo (KGPAA) Mangku Alam II menjelaskan kumpulnya para raja dan ketua lembaga adat juga dijadikan momen untuk mendeklarasikan ketahanan adat budaya nasional agar terus kompak.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Kami berkumpul sekaligus mendeklarasikan ketahanan adat budaya nasional, supaya para raja dan ketua lembaga bisa kompak. Sehingga jika ada hal-hal yang membuat kesulitan atau membahayakan negara, kami para raja akan bersikap,&#8221; katanya.<\/p>\n\n\n\n<p>Menurutnya, Festival Adat Budaya Nusantara ke-II yang dihadiri Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo ini sangat berhasil. Ia pun mengapresiasi Ganjar Pranowo karena dinilai memiliki komitmen untuk memperjuangkan nasib para raja di masa depan.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Jika Allah menghendaki beliau jadi pemimpin, maka akan berkomitmen semua nasib para raja akan dijadikan penasihat yang paling utama. Kami sangat apresiasi terhadap kesediaan dan kepedulian beliau, karena kepedulian tidak perlu diucapkan tapi dengan tingkah laku sudah kelihatan,&#8221; ungkapnya.<br>Di sisi lain Ketua Umum DPP Matra Andi Bau Malik Barammamase Karaenta Tukkajannangang menyebut acara ini juga sebagai tanda raja dan sultan masih eksis untuk budaya adat di Nusantara.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Harapan kami, semoga pemerintah dan pemegang kekuasaan bisa memperhatikan masyarakat adat terutama raja dan sultan. Sehingga kebudayaan adat bisa terus dilestarikan untuk kepentingan masyarakat ke depan,&#8221; jelasnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebagai informasi, Festival Adat Budaya Nusantara pertama kali diadakan pada 17 Agustus lalu, dengan Raja Klungkung Bali sebagai tuan rumah penyelenggara. Dalam acara tersebut turut hadir 211 utusan kerajaan dari seluruh Nusantara yang tergabung dalam Matra dan belasan perwakilan kerajaan mancanegara. Selanjutnya, Festival Adat Budaya Nusantara ke-III akan dilaksanakan di Sumatera Barat<br>(Telah dimuat di <a href=\"https:\/\/www.detik.com\/jateng\/jawa-tengah-meriah\/d-6453400\/264-kerajaan-ramaikan-festival-adat-budaya-nusantara-ii-di-jateng\" title=\"Detik\">Detik<\/a>)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jawa Tengah (Jateng) menjadi tuan rumah Festival Adat Budaya Nusantara ke-II. Acara yang digelar di Kawasan Candi Borobudur, Magelang tersebut dihadiri 264 utusan kerajaan, lembaga adat, dan suku seluruh Nusantara yang tergabung dalam Masyarakat Adat Nusantara (Matra) serta perwakilan kerajaan dari mancanegara.Kegiatan pada Jumat (9\/12) kemarin dalam rangka mempererat silaturahmi kerajaan dan lembaga adat. Sekaligus<br \/><a class=\"moretag\" href=\"https:\/\/matra.or.id\/index.php\/2022\/12\/20\/264-kerajaan-ramaikan-festival-adat-budaya-nusantara-ii-di-jateng\/\">+ Read More<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":222,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[1],"tags":[],"aioseo_notices":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/matra.or.id\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/FAN2-1.jpeg?fit=700%2C466&ssl=1","jetpack-related-posts":[{"id":225,"url":"https:\/\/matra.or.id\/index.php\/2022\/12\/20\/264-raja-dan-lembaga-adat-ikuti-festival-adat-budaya-nusantara-ke-ii-di-jateng\/","url_meta":{"origin":221,"position":0},"title":"264 Raja dan Lembaga Adat Ikuti Festival Adat Budaya Nusantara ke II di Jateng","date":"Desember 20, 2022","format":false,"excerpt":"MetroTV, Sebanyak 264 raja, lembaga adat dan suku seluruh nusantara yang tergabung dalam Masyarakat Adat Nusantara (Matra) menghadiri acara Festival Adat Budaya Nusantara ke-II di kawasan Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Jumat (9\/12\/2022). Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo membuka acara tersebut. Ia mengatakan acara ini digelar sebagai upaya memperkuat silaturahmi\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/matra.or.id\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/FAN-2-Metro.jpg?fit=881%2C475&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":218,"url":"https:\/\/matra.or.id\/index.php\/2022\/12\/20\/festival-adat-budaya-nusantara-ii-di-jateng\/","url_meta":{"origin":221,"position":1},"title":"Festival Adat Budaya Nusantara II di Jateng","date":"Desember 20, 2022","format":false,"excerpt":"Sebanyak 264 utusan kerajaan, lembaga adat, dan suku seluruh Nusantara yang tergabung dalam Masyarakat Adat Nusantara (Matra) serta perwakilan kerajaan dari mancanegara menghadiri acara Festival Adat Budaya Nusantara ke-II di Kawasan Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah. Acara ini digelar sebagai upaya memperkuat silaturahmi kerajaan dan lembaga adat, sekaligus menggali potensi\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/matra.or.id\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/FAN-2.jpeg?fit=1113%2C742&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":89,"url":"https:\/\/matra.or.id\/index.php\/2022\/09\/19\/klungkung-jadi-tuan-rumah-festival-adat-budaya-nusantara-i\/","url_meta":{"origin":221,"position":2},"title":"KLUNGKUNG JADI TUAN RUMAH FESTIVAL ADAT BUDAYA NUSANTARA I","date":"September 19, 2022","format":false,"excerpt":"Kabupaten Klungkung menjadi tuan rumah berkumpulnya ratusan raja se-Nusantara dan Mancanegara dalam Festival Adat Budaya Nusantara I yang dihadiri utusan dari 211 kerajaan dari seluruh Nusantara yang tergabung dalam Masyarakat Adat Nusantara (Matra) dan belasan perwakilan kerajaan dari mancanegara. Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, dalam keterangan tertulis yang diterima, Jumat,\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/matra.or.id\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/raja-nusantara.jpg?fit=1200%2C654&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":68,"url":"https:\/\/matra.or.id\/index.php\/2022\/09\/18\/festival-adat-dan-budaya-nusantara-raja-raja-nusantara-dan-manca-negara-akan-bertemu-di-bali\/","url_meta":{"origin":221,"position":3},"title":"Festival Adat dan Budaya Nusantara, Raja-Raja Nusantara dan Manca Negara Akan Bertemu di Bali","date":"September 18, 2022","format":false,"excerpt":"\u00a0Para raja se-nusantara dan mancanegara akan bertemu di Bali pada bulan Agustus 2022 mendatang dalam hajatan festival adat dan budaya nusantara. Informasi itu disampaikan Ketua DPP Masyarakat Adat Nusantara (MATRA) KGPAA Mangku Alam II saat menemui Wagub Bali Prof. Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) di Kantor Wakil Gubernur,\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/matra.or.id\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Ketua-Matra.jpeg?fit=1024%2C576&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":109,"url":"https:\/\/matra.or.id\/index.php\/2022\/09\/19\/kemenparekraf-apresiasi-festival-adat-dan-budaya-nusantara-i-di-bali\/","url_meta":{"origin":221,"position":4},"title":"Kemenparekraf Apresiasi Festival Adat dan Budaya Nusantara I di Bali","date":"September 19, 2022","format":false,"excerpt":"Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif\/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mengapresiasi penyelenggaran Festival Adat dan Budaya Nusantara I yang digelar di Kabupaten Klungkung, Bali, sebagai upaya melestarikan budaya dan ajang silaturahmi antar kerajaan dan lembaga adat di Tanah Air. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif\/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf\/Kabaparekraf) Sandiaga\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/matra.or.id\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Kemenpan-Apresiasi-Matra-di-Bali.jpeg?fit=696%2C464&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":93,"url":"https:\/\/matra.or.id\/index.php\/2022\/09\/19\/raja-dan-ratu-nusantara-jadikan-3-september-hari-perdamaian-nusantara\/","url_meta":{"origin":221,"position":5},"title":"Raja dan Ratu Nusantara Jadikan 3 September Hari Perdamaian Nusantara","date":"September 19, 2022","format":false,"excerpt":"Raja dan Ratu se-Nusantara di DPP MATRA (Masyarakat Adat Nusantara) sejak 2019 telah menginisiasi tanggal 3 September sebagai Hari Perdamaian Nusantara (HPN). Inspirasinya, Hari Perdamaian Dunia oleh PBB di 21 September. Ketua Umum DPP Matra,\u00a0KPH. Andi Bau Malik Barammamase, SH, melihat pesatnya arus globalisasi dan budaya asing yang bersifat individualistis,\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/matra.or.id\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Fastivat-Adat.jpg?fit=800%2C500&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/matra.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/221"}],"collection":[{"href":"https:\/\/matra.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/matra.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matra.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matra.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=221"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/matra.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/221\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":224,"href":"https:\/\/matra.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/221\/revisions\/224"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matra.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/222"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/matra.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=221"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/matra.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=221"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/matra.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=221"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}